Informasi Terupdate Masa Kini

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 12 Januari 2023

Makna Hidangan Kue keranjang khas Imlek

 

Sumber Foto : https://www.IStockPhoto.com 

Perayaan Imlek atau tahun baru China, pada 22 Januari, sering kali diadakan dengan beragam tradisi unik, berbagai hidangan khas disajikan seperti kue keranjang  yang menjadi ikonik perayaan Imlek.

Hidangan kue Keranjang atau ‘Nian Gao’ terbuat dari tepung beras ketan dengan tekstur lengket, yang disajikan pada malam perayaan Tahun Baru Imlek tiba. Selain sebagai hidangan perayaan, makanan ini memiliki beberapa makna tersirat dibaliknya.

Melansir beberapa sumber, Kue Keranjang melambangkan keharmonisan yang akan membawa keuntungan ditahun yang akan datang. Adapun penyebutan “Tahun yang lebih tinggi”, mengartikan kehidupan yang lebih baik dan keberuntungan di tahun yang akan datang.

Bentuk keranjang yang melingkar menandakan hubungan keluarga yang erat, harmonis dan tak mudah dipisahkan.

Untuk orang tua, Kue Keranjang mengungkapkan keinginan untuk panjang umur . Bagi kaum muda, itu mengungkapkan keinginan untuk promosi dan penghasilan tinggi . Untuk anak-anak, itu mengungkapkan keinginan untuk tumbuh dewasa .

Warna kuning dan putih pada kue melambangkan  Kekayaan.  Dalam budaya Tionghoa, kuning melambangkan emas dan putih melambangkan perak. 

Tak hanya itu, kue keranjang khas Imlek memiliki cerita mistis yang mengatakan kue keranjang diyakini sebagai persembahan licik pada Dewa Dapur, yang bersemayam di setiap sudut rumah.

Sumber lain menceritakan kisah asal usul kue keranjang, berasal setelah kematian Wu Zixu, seorang jenderal dan politikus kerajaan Wu pada musim semi dan gugur, 771—476 SM. Raja Yue, Goujian, menyerang ibu Kota Wu. Hal ini menyebabkan banyak kematian tentara dan warga Wu meninggal akibat kelaparan.

Dari makna dan kisah tersebutlah yang membuat Kue Keranjang wajib ada saat perayaan Imlek, untuk mendapatkan keberuntungan dan mencegah hal-hal buruk.

Share:

Sabtu, 07 Januari 2023

Lebih Seabad Hilang, Katak Pelangi Akhirnya 'Pulang'

 

Sumber foto katak pelangi : http://ksdae.menlhk.go.id/

Setelah lebih dari seabad menghilang kini katak Pelangi (Ansonia latidisca) atau Sambas stream toad ditemukan kembali di Indonesia.

Penemuan kembali katak pelangi merupakan hasil kegiatan Scientific Exploration and Expedition Cagar Alam (CA) Gunung Nyiut 2022, yang dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat  bersama peneliti muda ahli botani.

Awal munculnya katak Pelangi ditemukan pada tahun 1893 oleh Johann Gottfried Hallier, seorang ahli botani asal Jerman, di bagian hulu sungai Sambas, Puncak Gunung Damus, Kalimantan Barat. Dan Semenjak itulah keberadaaan katak pelangi tak terlihat di Indonesia.

Hingga kini terdengar kabar gembira setelah penantian 129 tahun lamanya, Katak Pelangi kembali teramati di wilayah Indonesia. Tepat pada hari peringatan Kemerdekaan RI ke-77 pada 17 Agustus 2022 lalu.

Mengutip laman resmi Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, katak tersebut mempunyai ciri fisik berkaki kurus dan panjang dengan tubuh bertotol-totol. Ukuran tubuhnya sangat mini antara 30-50 mm.

Kulit belakang berwarna hijau terang, ungu dan merah. Bintik-bintik berwarna pada kulit kata tidak merata seperti batu kerikil dan sedikit mirip kutil.

Dari ciri-ciri di atas disimpulkan bahwa katak yang ditemukan dan lihat di Gunung Nyiut, Kabupaten Landak, adalah Katak jenis Sambas stream Toad atau Katak Pelangi.

Saat pertama ditemukan ia sedang berkamuflase mengikuti warna helai daun tempatnya bertengker. Kamuflase sendiri merupakan cara hewan untuk mengelabui musuhnya. Berdasarkan informasi, Kodok Sambas stream Toad atau Katak Pelangi aktif pada malam hari di sekitar sungai atau aliran bebatuan.

Dengan penemuan kembali Sambas stream Toad, Kepala Balai KSDA kalimantan Barat, Sadtata Noor Adirahmanta dan ikut serta dalam kegiatan, mengatakan kegiatan Jelajah CA Gunung Nyiut oleh BKSDA Kalbar dan pihak terkait merupakan pencapaian luar biasa.

Share:

Recent Posts

false

Unordered List

Sample Text

Theme Support